Kala itu
Kala keheningan bersuara
Sayup, lantang dan nyata
Lalu nafas dan nadiku berlagu menyapa
Dan dedaunan pun berbisik sesama sendiri
Dan angin, berdatang bernyanyi,
Pandangku turn ke hati
Menyela-nyela memori
Kala itu aku pasti sepi
Kala alam
Menongkat dagu merenungku
Mengharap senyumku
Namun aku pun terbang membina awan
Dan merona mega kenangan dengan bebayang tangan
Terpantul desahan kesunyian
Membuat reroma perasaan
Kala itu, aku pasti sepi
Tetapi
Yang pasti
Bila kutatapi sunyi
Aku, tidak sendiri
Aku, tak pernah sendiri